https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Bulan_Asia_Wikipedia




Puisi

Satu Muka Dua Sisi Berbeda

Satu Muka Dua Sisi Berbeda

Satu muka dua sisi berbeda
Tiap detik hari yang terlewati
Denting jam yang berdencing
Sisa tangis malam itu masih berbekas atas muka
Luka hati itu sesekali masih menganga
Namun satu muka dua sisi
Senyum dan tawa yang terlihat
Raut muka tak senada denting hati
Sebab balik kisah lalu masih menyiasati
Memutari leher dan udara sekitarnya

Membunuh habis rasa itu sebagai satu muka dua sisi

Cut Maryam, Siswi kelas XI SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe

About jendelasukma

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.