SANG PEMIMPIN
Karya: Zahratunnisa
Hei,
kawan
Ingatkah
kau pada hari ketika
Guruh
gemuruh dalam hatimu menderu
Kemudian
kau tuturkan tekadmu tanpa ragu
Tuk
ayunkan langkahmu ke barisan yang paling depan
Berharap
tuk hantarkan tonggak ini untuk menuju cahaya kemenangan
Bajunya
rapi lengkap berdandan safari
Sepatu
mahal, bagus dan juga mengkilat
Kau
bekerja dari satu rapat ke rapat yang lainnya
Berlomba
untuk mengejar kenaikan pangkat dan derajat
Hei
kawan ingatkah dia…para pemimpin kita
Yang
rapi dengan dasi dan safari
Bersaing
demi sebuah kursi tuk mendapatkan sebuah “komisi”
Ketika
seorang tikus sibuk berkorupsi
Yang
telah terbuai oleh empuknya jok mobil mercy
Namun
ingatkah kau pada hari ketika
Mereka
mengalahkan angkuhnya pikiran
Dan
beban dibahunya yang terlalu berat diangkat
Dan
dengan keyakinannya
Mereka
tinggalkan semua godaan tuk melepaskan beban itu
Jauh
dibelakang
Demi
janji pada hati dan rakyatnya?
Coba
lihat kawan
Ketika
sang pemimpin bermandikan harta yang melimpah
Tak
peduli asalnya dari gayus atau koruptor yang lainnya
Yang
penting masih bisa bergaya dengan segala retorikanya
Lalu
jawablah mengapa?
Waktu
seakan pudarkan semua tekadnya?
Menggoyahkan
semua keyakinannya?
Dia
buang begitu saja semua amanah yang sekian lama dia jaga
Kejurang
hitam di pojok sana
Dan
dia bakar sehingga menyisakan asap membumbung ke angkasa
Takkah
hati mereka terbuka?
Belum
cukupkah realita yang ada menjadi pelajaran bagi mereka?
Karena
kau berdiri disini bukan tanpa arti
Tapi
adakah itu dirimu?
Ataukah
sang pemimpin itu hanya khayal semu?
*Zahratunnisa,
Alumnus Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe



0 komentar:
Posting Komentar