https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Bulan_Asia_Wikipedia




Puisi

Gumpal Rindu

Gumpal Rindu

Kala langit segelap batu
Termaktub pada hati: bisikan rindu
Bualan jenaka tinggal digaris kenangan yang segera menepi
Kemana hati akan berlabuh ketika dijemput sepi?
Sengaja aku diam, menunggu celotehmu sampai  waktu yang tidak dibatasi

Aku tahu: 
Jarak hanya kekangan untuk saling tatap
Setelah itu, kita akan merasa takjub dengan gebu rindu
Kau tahu:
Dekat bukan rasa yang melekat
Hanya saja, kita belum dewasa untuk berjauhan

Segumpal rindu: datangkan aku kembali ke rumpun yang sudah kau benah dengan ketulusan

Cahya Maulizati, Guru SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe

About jendelasukma

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.