Gumpal Rindu
Termaktub pada
hati: bisikan rindu
Bualan jenaka
tinggal digaris kenangan yang segera menepi
Kemana hati akan
berlabuh ketika dijemput sepi?
Sengaja aku
diam, menunggu celotehmu sampai waktu
yang tidak dibatasi
Aku tahu:
Jarak hanya kekangan untuk saling tatap
Setelah itu,
kita akan merasa takjub dengan gebu rindu
Kau tahu:
Dekat bukan rasa yang melekat
Hanya saja,
kita belum dewasa untuk berjauhan
Segumpal
rindu: datangkan aku kembali ke rumpun yang sudah
kau benah dengan ketulusan
Cahya Maulizati, Guru SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe


0 komentar:
Posting Komentar