Coppelia
merupakan salah satu tarian balet terkenal ciptaan Arthur Saint dan pertama
kali ditampilkan di Paris tahun 1870. Buku berjudul Coppelia yang ditulis oleh
Novellina A. ini membuka pikiran saya untuk memecahkan alur cerita yang sangat
menarik. Pada nyatanya, judul buku ini hanya ada pembahasannya di akhir cerita,
penulis sangat ahli dalam hal membolak balik alur cerita yang nyatanya lurus.
Nefertiiti,
seorang gadis dari pasangan peseni
terkenal di negaranya. Karena nama besar nama orang tuanya ia harus menanggung
beban berat yaitu harus menjadi seorang peseni terkenal mengikuti jejak ibu dan
ayahnya. Tapi kenyataan memang tidak selalu seperti harapan, ia terlahir
sebagai seorang putri yang buta akan seni, ibunya lelah mengajarinya hingga ia
menyerah.
Nefertiti
tidak ingin mengecewakan ibunya, ia berusaha keras membuat ibunya bangga dengan
bantuan ayahnya. Ballet, mungkin hanya itu satu-satunya jalan yang harus
ditempuh untuk membuat ibunya bangga, namun hal itu seakan sia-sia.
Penulis
menyampaikan cerita dengan beribu hal-hal misteri yang membuat pembaca
penasaran dan ingin segera membaca hingga selesai. Konflik-konflik yang
disajikan sangat sederhana tetapi terkesan menarik untuk diikuti. Dan penulis
juga sengaja menggantungkan akhir dari buku ini, penulis berharap kepada
pembaca untuk memecahkan misteri di akhir buku ini.
Saya
sangat amat tertarik untuk membaca buku ini, walaupun di awal-awal buku ini
sedikit membosankan, tetapi memasuki pertengahan penulis pandai membuat
konflik-konflik yang membuat pembaca penasaran. Dan juga sangat disayangkan,
saya sedikit tidak suka dengan cara penulisan buku ini yang menurut saya
terlalu rapat sehingga pembaca agak sulit membacanya.
Mungkin
jika dikelompokkan, buku ini akan masuk ke jenis romance, karena buku ini ada
membahas juga tentang Oliver yang menyukai Nefertiti sejak mereka SD, dan
mereka setelah hampir 10 tahun tidak bertemu, dan mereka akhirnya bisa bertemu
di Berlin, Jerman. Tetapi menurut saya, kisah percintaan yang dihadirkan di
buku ini tidak terlalu mencolok, dan saya kurang tertarik dengan cerita
percintaan antara Nefertiti dan Oliver.
Di
akhir buku, penulis ada juga menerangkan bahwa lewat buku ini, ia ingin
mengenalkan hal baru kepada para pembaca tentang sesuatu baik itu tempat dan
lain-lain, contohnya, setiap bab biasanya penulis memakai nama negara-negara
terkenal yang mungkin masih banyak dari pembaca yang tidak tahu. Begitu pula
ketika penulis menerangkan satu per satu istilah dalam dunia balet, lukis, dll.
Buku ini
juga mengajarkan kita bahwa, hidup bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi di
seluruh hidup manusia pasti diselipkan kesedihan untuk menyeimbangkan semuanya.
Hidup bukan hanya sekedar cerita tanpa konflik dan drama, hidup pada nyatanya
lebih kejam dibandingkan semuanya, but the end, don’t forget to smile and
survive for this amazing life. (Maya Keumalasari, X IPA Al-Hambra)
Identitas Buku
Judul Buku : Coppelia
Penulis : Novellina A.
Penerbit : PT. Gramedia
Tebal buku : 192 halaman



0 komentar:
Posting Komentar