https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Bulan_Asia_Wikipedia




Resensi

Sang Pemimpi


Dalam novel Sang Pemimpi, Andrea Hirata menceritakan tentang kehidupan nya di Belitong pada masa SMA nya. Tiga tokoh utama dalam karya ini adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal tidak lain adalah Andrea Hirata sendiri, sedangkan Arai adalah saudara jauhnya Andrea Hirata yang menjadi yatim piatu ketika masih kecil. Demi memenuhi kebutuhan hidup, Ikal dan Arai harus bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari dan pergi ke sekolah setelahnya. Namun begitu, mereka tetap semangat belajar sehingga selalu berada dalam peringkat lima teratas dari 160 murid di sekolahnya. Sekolah mereka merupakan SMA negeri pertama yang bergengsi di Belitong, sebelumnya satu-satunya SMA yang terdekat berada di Tanjung Pandan. Sekolah tersebut berada 30 kilometer dari rumah Ikal dan Arai sehingga mereka harus menyewa kamar dan hidup jauh dari orang tua.

     Selama masa SMA, banyak kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh Arai dan Ikal. Mereka pernah mengejek guru saat upacara bendera di pagi hari sehingga guru itu marah dan mengejar mereka. Mereka juga pernah menyusup ke bioskop yang tidak mengizinkan anak sekolah masuk untuk menonton film dewasa. Guru itupun tau hal tersebut sehingga Arai dan Ikal diberi hukuman keesokan harinya disekolah.Pada akhirnya, Jimbron harus berpisah dengan Ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta. Selama di Jakarta, mereka luntang-lantung mencari pekerjaan namun akhirnya Ikal menjadi pegawai pos dan Arai pergi ke Kalimantan untuk bekerja sambil kuliah. Ikal berhasil membiayai kuliahnya di Universitas Indonesia hingga menjadi Sarjana Ekonomi, sedangkan Arai belajar biologi di Kalimantan. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar, sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi yang besar.



     Pengarang dalam menulis cerita ini sangatlah bagus, penggunaan bahasa yang juga simpel dan tidak bertele-tele. Novel ini menceritakan tentang motivasi hidup seseorang dan sekaligus persahabatan yang sangat kompak. Di setiap babnya terdapat motivasi hidup untuk kita agar semangat berjuang dalam mewujudkan sebuah mimpi. Buku ini tidak memiliki kekurangan karena di setiap babnya mempunyai makna-makna penting dalam hidup yang harus kita jalanin. Buku ini sangatlah bagus untuk seorang pelajar yang mempunyai  mimpi-mimpi yang tinggi. Manfaat dari buku ini, kita dapat belajar bahwa usaha-usaha selama ini tidak akan mengkhianati kita, karena duit bukanlah segalanya tetapi usaha dan kerja keraslah yang menentukan mimpi kita. (T. M. Ikhsan, X IPA Al-Hambra)

Identitas buku
Judul buku                     : Sang Pemimpi
Penulis                            : Andrea Hirata
Penerbit                          : Bentang
Jumlah Halaman            : 288 Halaman

Cetakan                           : kedua

About jendelasukma

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.