Winna Efendi adalah seorang penulis asal Indonesia yang sudah
menghasilkan karya-karya yang terbaik. Lahir pada tanggal 6 Januari 1896,
menetap di Jakarta dan berminat untuk menulis, membaca dan menonto film.Penghargaan
yang di dapat oleh winna, Long list khatulistiwa Award untuk penulis muda
berbakat(2009), Short Lits Anugerah Pembaca Indonesia cover fiksi favorit untuk
Refrain (2009), Long Lits Anugerah Pembaca Indonesia cover fiksi favorit untuk
Refrain (2009).
Karya-karya dari Winna Efendi, Kenangan Abu- Abu, Ai, Refrain(sudah di angakt menjadi film), Glan girls. Unbelievable, Remember when( sudah di angkat menjadi film), Unforgettble, turth or dare, Taktik Menulis Fiksi Pertamam, Melbourne(sudah di angkat menjadi film),Tomodachi, Happily Ever After,Girl Meets Boy,One Little thing Called Hope. Novel karya Winna bergenre romance dan fiksi remaja.
Karya-karya dari Winna Efendi, Kenangan Abu- Abu, Ai, Refrain(sudah di angakt menjadi film), Glan girls. Unbelievable, Remember when( sudah di angkat menjadi film), Unforgettble, turth or dare, Taktik Menulis Fiksi Pertamam, Melbourne(sudah di angkat menjadi film),Tomodachi, Happily Ever After,Girl Meets Boy,One Little thing Called Hope. Novel karya Winna bergenre romance dan fiksi remaja.
Novel One Little Thing Called hope ini
mengisahkan persahabatan yang tak terduga di antara orang- orang yang
diperteukan secara tak sengaja, keteguhan hati untuk bertahan pada pilhan mesti
itu sulit. Juga tentang cinta dan harapan yang harus dibagi dan direlakan
pergi.
AERYN.
Hidup
Aeyrin seolah nyaris hampir sempurna. Cantik, pintar,populer, namun setelah
kehilangan ibunya, bagi Aeryn kebahagian tidak pernah berlangsung lama. selalu
ada sesuatu yang tejadi. Kehadiran Flo dan Tante Hera membuat segalanya
berubah. Bahagia ternyata tak seperti
yang ia duga.
FLO
Bagi
Flo, hidup adalah makanan manis, kue tas perca dan aksesoris buatan tangan,
kotak-kotak susu aneka rasa. Juga Genta da Theo-dua cowok paling berarti
baginya.Bahagianya hampir terasa lengkap ketika ia memiliki kak perempuan yang
dia idamkan. Namun, bahagia ternyata tak seperti yang ia duga,
Aeryn dan Flo merupakan saudara tiri yang memiliki
kepribadian yang sangat berbeda. Aeryn cantik, pintar, populer sedagkan Flo
kebalikan dari Aeryn, ia malah dijadikan objek bully di sekolah. Aeryn sangat
menjaga jarak dengan Flo di sekolah (FYI mereka berdua satu sekolah). Namun Flo
sangat berbeda ia sangat ingin dianggap menjad satu-satunya saudara Aeryn. Flo
yang sangat baik hati dan lemah mampu meluluhkan hati Aeryn yang sangat keras.
Meski keluluhan hati Aeryn karena kesalahan yang besar dari Flo.
Banyak sekali permasalahan yang terjadi pada novel antara
hubungan Aeryn dan Flo, hubungan persahabatan Flo dengan Genta, Theo dan
konflik yang terjadi di sekolah dan dirumah. Dan ada masalah yang sangat besar
yang terjadi pada Flo dengan Sahabatnya cowoknya. Siapakah dia? Theo kah? Genta kah?
Kelebihan novel ini alur cerita susah di tebak menurut saya karena dengan terlelu banyak permasalahan yang harus di selesaikan bersama-sama. Kelemahan buku ada kata- kata yang sulit di tebak dan saya kurang memahaminya juga. (Siti Farisa, X IPA Al-Hambra)
Kelebihan novel ini alur cerita susah di tebak menurut saya karena dengan terlelu banyak permasalahan yang harus di selesaikan bersama-sama. Kelemahan buku ada kata- kata yang sulit di tebak dan saya kurang memahaminya juga. (Siti Farisa, X IPA Al-Hambra)
Judul buku : One Little Thing Called Hope
Penulis : Winna Efendi
Penerbit : Gagas Medi
Tanggal Terbit : Juli-2016
Junlah Haalaman : 432
Jenis cover : Soft Cover
Kategori : Romance



0 komentar:
Posting Komentar