Ridho seorang
penjaga warnet. Ibunya seorang penjual gorengan, ayahnya bekerja sebagai supir
di Arab Saudi dan tidak pernah pulang, tidak diketahui apa masalahnya disana.
Sementara adiknya yang sekarang kelas 3 SMA butuh biaya segera untuk
melanjutkan kuliah. Ridho sangat ingin membantu keluarganya. Sejak dulu ia
sebenarnya mempunyai mimpi dan ide untuk mendirikan restoran tempe yang
mendunia dan sangat ingin bersaing dengan restoran cepat saji seperti KFC dan
McDonalds. Terlebih ia yakin, resep tempe buatan ibunya sangat lezat.
Tidak ada yang tahu pasti siapa
yang pertama kali menemukan tempe. Hanya lokasi penemuannya yang telah di
pastikan, tempe berasal dari pulau Jawa. Menurut beberapa pakar tempe ditemukan
secara tidak disengaja.
Akhirnya dengan modal seadanya dan
dengan di bantu teman-teman serta ibunya, Ridho berhasil membangun warung
sederhana bernama Radja Tempe di depan warnet tempat ia bekerja, tentu saja
dengan seizin pak Rahmat pemilik warnet. Menunya pun baru satu saja, Tempe
tepung cabai rawit, nama lain dari sambel cabai hijau. Awalnya Andri temannya Ridho tidak yakin kalau usaha
tempenya bisa laku keras, karena menurut Andri banyak pedagang gorengan yang lebih
berbakat namun nasibnya tetap sama saja dan tidak ada kemajuan.
Tapi berkat
berbagai strategi, Radja Tempe sukses dan cabang kedua pun didirikan. Dengan
menggunakan sistem franchise warung ini ternyata cukup diminati. Hingga pada
akhirnya cabang Radja Tempe berdiri di Singapura, berdirinya cabang Radja Tempe
ini di Singapura atas bantuan pak Lee yang sangat antusias dengan cita-cita
Ridho untuk menjadikan warung tempenya menjadi mendunia.
Dengan kerja
keras dan kegigihan pantang menyerah, Radja tempe semakin mendunia dan mulai
membuka cabang perdana di Inggris. Ridho yang berasal dari pelosok desa di
Yogyakarta mulai membuka cabang di London untuk mengembangkan bisnis Radja
Tempe di Eropa dengan bantuan Reus, ia seorang pengusaha yang memiliki banyak uang
dan reus yakin bahwa konsep Radja Tempe benar-benar unik dan bisa sebagai
investasi yang menguntungkan.
Tempe yang
dianggap biasa oleh rakyat Indonesia bahkan sebagian besar mengatakan tempe
adalah makanan rakyat bawah bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan
di dunia karena khasiat dari tempe itu sendiri yang bisa mencegah penyakit
jantung serta kanker bahkan tempe baik di konsumsi untuk orang yang sedang
menjalani program diet atau vegetarian.
Satu hal yang Ridho ingat dengan ucapan
ayahnya “kejarlah mimpi sampai kelangit, jika kamu jatuh kamu masih berada di
dalam bintang-bintang. Artinya kurang lebih, kita harus bermimpi sangat tinggi,
tapi kalaupun kita gagal kita masih berada di atas dan masih bisa mencobanya
kembali, dan jangan pernah menyerah dengan keadaan seburuk apapun keadaan itu.”
Identitas Buku
Judul
novel : Radja Tempe di
Eropa
Penulis : Fino Yurio K.
Penerbit : Matahari
Tanggal
Terbit : November 2014
Ketebalan
Buku : 312 Halaman
ISBN : 978-602-1139-59-2


0 komentar:
Posting Komentar