ANDALUSIA
Karya:
Zahratunnisa
Dalam detikan waktu kami bersama
Duduk tertawa sambil merajut asa
Berkumpul tanpa ada yang merasa
tersiksa
Bercanda dalam kehangatan keluarga
Dulu..
Saat kau dan aku masih malu malu.
Kita tertawa canggung dan kemudian
takut untuk berlalu.
Saat kau mulai menampakkan bakat
hebatmu.
Aku terpana menatap, inikah kawanku
dulu?
Tangisan dan tawa pun beradu menjadi
satu.
Terlalu banyak angin yang
menggoyangkan damaiku.
Andalusia...andalusia.
Kau terlalu pahit untuk ku kenang.
Terlalu manis untuk ku buang.
Bahkan ketika sakit merajang.
Bersama kau ikut datang.
Menerjang setiap luka tanpa pantang.
Dan kuharap persahabatan kita tetap
mengenang.
Walau kadang kau dan aku merasa tak
pernah menang.
Tapi yakin teman!
* Zahratunnisa, Mahasiswa
Universitas Syiah Kuala



0 komentar:
Posting Komentar