Raditya Dika lahir di Jakarta 28 Desember 1984. Adalah seorang comika(stand
up comedy) dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku–bukunya yang
bertemakan komedi, buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta
Brontosaurus, Radikus Makankaskus, dan Babi Nesot.
Radit memperkenalkan buku kelimanya yang berjudul “Marmut Merah Jambu” buku
yang telah difilmkan ini mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang
manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta, bagaimana jatuh
cinta dengan diam-diam, suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting,
susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama cewek. Dalam novel ini tidak
seperti biasanya Radit menceritakan cerita komedi yang memang biasanya
diceritakan dalam buku-buku sebelumnya.
Berbeda dengan buku sebelumnya dalam buku “MARMUT MERAH JAMBU” ini Radit
memang lebih fokus menceritakan tentang cinta tetapi dicampur unsur komedi yang
memang keahlianya.tetapi dalam buku ini Radit juga menyelipkan beberapa kisah
keluarganya. Buku ini secara keseluruhan cukup menarik, terutama penulis
menceritakan tentang cinta diam-diam yang menggambarkan bagaimana seseorang
mencintai seseorang tetapi takut untuk mengungkapkannya, karena hal tersebut
pasti pernah dirasakan oleh hampir semua orang.
Marmut Merah Jambu adalah buku ke lima dari Raditya Dika yang telah resmi
diterbitkan pada juni 2010. Sebagian besar dari 13 judul yang ada pada buku ini
adalah kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan. Hampir semua cerita yang
ada di dalam nya adalah pengalaman Radit atau pun dari orang terdekat Radit.
Kisah cinta yang bermula dari SD sampai kuliah.
Dalam buku ini Radit menceritakan kisah cintanya mulai dari cinta
diam-diam, indahnya PDKT, sampai ditolak mentah-mentah. Buku ini keseluruhan
sangat menarik dibaca karena sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti cinta
diam-diam karena takut mengungkapkan isi hatinya. Keahlian Radit dalam mengolah
kata dan sebagian curahan dari teman-temannya menjadi salah satu isi dalam buku
ini bahkan mulai dari perhatian orang tuanya, adiknya(Edgar), bahkan sampai
kucing peliharaan keluarganya yang dibuat tokoh utama disalah satu bab dimana
sang kucing dimanusiakan.
Gaya bahasa yang digunakan juga sangat baik membuat pembacanya seperti
benar benar menyaksikan langsung kejadian-kejadian yang ada pada buku ini.
Apalagi pada waktu Radit mau berangkat untuk shoting film Kambing Jantan . Pada
waktu itu ada luar bandara dan tiba-tiba ada nomor tidak dikenal menelfon dan
ternyata orang suruhan ayahnya ‘Bang, aku ada titipan dari Bapak; katanya di
telepon.
‘Udah mau boarding belom, Bang?’ ‘Belom, ini lagi diluar, belom masuk.
Kenapa? Tanya gue. ‘Ada titipan dari Bapak! Jangan masuk kedalem dulu, Bang!
Tunggu! Sepuluh menit menunggu akhirnya seseorang datang dan memberikan plastik
hitam. ‘Apa ini? ‘Celana dalem baru, Bang,’ katanya orang itu, kalem. Gubrak.
Celana dalem baru. Bokap gue mitip pesan ke gue agar selalu mengganti celan
dalam supaya sehat selalu di Australia. Cerita ini mengambarkan betapa cintanya
Ayahnya kepada Radit agar sehat selalu dengan kemasan yang lucu dan
mengharukan.
Kelebihan buku ini adalah bahasa yang
digunakan adalah bahasa sehaari-hari dan mudah dipahami pembaca karena sebagian
besar pembacanya adalah remaja. Isi bukunya juga sesuai dengan kehidupan remaja
masa kini. Kekurangannya adanya kalimat
dan paragraf yang tidak lengkap sehingga pembaca karus membavanya dengan
berulang-ulang agar bisa memahami isi nya.
Menurut saya buku ini sangat cocok untuk anak remaja senang akan bacaan
komedi, karena sebagian besar buku ini merupakan lelucon. Selain itu buku ini
juga menceritakan kisah cinta sang penulis dan bisa membuat pembaca menjadi
tertarik dengan buku ini dengan bahasa yang mudah dipahami karena mengunakan
bahasa sehari-hari itu menjadi keunggulannya. (Ampon Meuseugak, Siswa kelas XI
IPS)
Indentitas Buku
Judul Buku : Marmut Merah Jambu
Genre Buku : Nonfiksi-Komedi
Pengarang : Raditya Dika
Penerbit : Bukune
Tahun Terbit : Jakarta,1 Juni 2010
Tebal Buku : 222 halaman, 13 x 20
cm
Harga Buku : Rp.39.000


0 komentar:
Posting Komentar