https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Bulan_Asia_Wikipedia




Opini

Sistem SBMPTN di Tahun 2019 Mendatang


Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau biasa disingkat dengan SBMPTN merupakan salah satu jalur bagi pelajar kelas 3 SMA untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka ke tingkat sarjana. Selain jalur SBMPTN, masuk perguruan tinggi bisa ditempuh dengan jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan juga dengan jalur mandiri.

Kabarnya, sistem SBMPTN di tahun 2019 mendatang akan sangat berbeda dengan sistem di tahun sebelumya. Pada tahun 2019 mendatang, para pejuang SBMPTN akan mengikuti tes telebih dahulu, baru kemudian mendaftar ke PTN yang diinginkan. Daya tampung SBMPTN di tahun yang akan mendatang juga lebih banyak dari tahun sebelumnya, yaitu 40%. Selain itu, SBMPTN di tahun 2019 memberikan kesempatan tes sebanyak 2 kali bagi setiap peserta. Dan juga ujian SBMPTN di tahun 2019 berbasis komputer 100%.

Selain itu, yang diujiankan pada SBMPTN tahun mendatang juga berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun mendatang, ujian terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TKS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) .Berdasarkan situs Quipper, soal TKA di SBMPTN kali ini mengandung High Order Thinking Skills yang disingkat dengan HOTS. HOTS sendiri mencakup logika matematika, critical thinking, dan problem solving skill.

Setelah mendapatkan kabar tersebut, kebanyakan dari pelajar kelas 3 SMA tidak setuju dengan kebijakan SBMPTN di tahun depan. Para pelajar menganggap bahwa sistem SBMPTN tahun 2019 sangatlah ribet.

Meskipun sistem SBMPTN yang akan mendatang terdengar sedikit ribet, terdapat amat banyak dampak positif jika diterapkan sistem SBMPTN seperti ini. Sistem SBMPTN di tahun 2019 mendatang sangatlah memudahkan para pelajar, karena diberi kesempatan kedua jika nilai peserta pada tes pertama di bawah rata-rata. Oleh karena itu, jika peserta mendapat nilai yang rendah pada tes yang pertama, setiap pelajar bisa mengevaluasi diri agar siap untuk menghadapi tes yang kedua.

Hal positif lainnya dari diterapkannya sistem SBMPTN seperti ini adalah setiap pelajar mengetahui potensi dan kemampuan masing-masing terlebih dahulu, baru memilih PTN, yang di mana memliki kemungkinan lulus PTN lebih besar. Kecurangan juga akan berkurang karena ujian SBMPTN berbasis komputer 100%.

Juga dengan adanya HOTS pada ujian TKA  di SBMPTN kali ini, pelajar lebih dituntut menganalisis soal menggunakan logika, bukan dengan teori. Ini sangatlah adil terhadap semua pelajar, karena tidak semua pelajar sanggup dalam menghafal teori.

Selain itu, sistem SBMPTN ditahun mendatang juga meminimalisir pelajar yang lulus undangan karena cuci rapor. Hal itu dikarenakan kuota SNMPTN diperkecil dan diperbanyak di  kuota SBMPTN.

Dengan diterapkan sistem SBMPTN seperti ini, masuk ke PTN di tahun yang akan mendatang juga lebih selektif dan lebih ketat, yang tentunya bukan hanya bermanfaat bagi pelajar, tapi  juga bermanfaat bagi PTN, karena sudah selektif  memilih calon mahasiswa. Bukan hanya bermanfaat, tetapi juga lebih adil.

Oleh karena itu, kebijakan pemerintah terkait sistem SBMPTN yang baru sangatlah bermanfaat bagi para pelajar  karena memiliki banyak dampak positif. Seharusnya, dari awal berlakunya  SBMPTN sudah diterapkan sistem seperti ini. 

Penulis: Batrisya Atikah
Siswi Kelas XII IPA Kuta Alam, SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe

About Dewi Puspita Sari

Guru Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.